28 September 2008 - 0:48Hore… Blog ku PR 2

Sebenarnya 2 hari terakhir ini hati rada deg deg an, pasalnya situs ini rusak. Tepatnya sih salah konfigurasi kemudian di uninstal olah saya, sebuah kesalahan fatal karena tidak membackup data. But terima kasih banyak atas bantuan teknikalnya dari Oscar – Negohost (Pondok Media) Hosting. Mohon maaf telah nge buzz in YM dari kemarin malam sampai malam ini. Sorry ;-)

Hari ini setelah lihat blog BayuMukti ternyata ada kabar update PR  ya udah langsung ngecek ternyata bener PR blog ku buat ngebahas Internet Marketing Indonesia ini naik dari PR 0 ke PR 2.

Ini tentu suatu kebanggaan tersendiri karena situs yang lain ga ada pengaruh sama sekali. PR 0 tetap PR 0, PR 3 tetap PR 3.

Oleh karena itu saya menghaturkan ucapan terima kasih sekali kepada  semua teman – teman yang telah bersedia berbagi link back sewaktu blog ini masih PR 0. Thanks a lot hiks…

3 Comments | Tags: Bisnis, Internet, Investasi

17 September 2008 - 10:13What is Subprime Mortgage dan Bagaimana Kita Belajar dari Kesalahan Amerika?

2 hari terakhir tentunya bagi Anda pelaku bisnis pasti tahu gonjang ganjing di dunia pasar saham.

Lehman Brothers, bank yang sangat besar dan sangat tua (hampir 150 tahun) bangkrut. Merrill Lynch harus dipaksa menyerahkan diri untuk diakuisisi Bank of America seharga $50 Milyar. Perusahaan Asuransi AIG hampir terkena imbasnya sebelum kemudian ditolong dengan diberi suntikan pinjaman $85 Milyar, setidaknya ga bangkrut sekarang.

Akibat dari berita tidak sedap ini, kemarin index harga saham di berbagai dunia baik di New York, Japan, Australia, England maupun Indonesia terkena dampaknya.

Anda tahu ini semua disebabkan apa?

Selama ini aku pikir ini karena kebijakan Bush yang menyerang Irak sehingga dana Amerika habis untuk perang.

Well, sebagian dari pendapatku benar, tetapi ternyata hanya sebagian kecil saja. Faktor utama yang menyebabkan krisis Internasional ini ternyata semata-mata hanya karena “Gaya Hidup / Life Style” manusia yang tidak disesuaikan dengan kantong. Sangat Ironis…

Saya baru saja mencari penjelasan lebih lanjut tentang Subprime Mortgage ini di Detik.com

Ternyata Subprime Mortgage adalah sebuah jenis loan yang kalau di indonesia dinamakan KPR (Kredit Pemilikan Rumah).

Dah tahu donk KPR, biasanya kalau pengantin muda yang ga mau tinggal di Meruya (Rumah Mertua Indah) pasti sudah berancang – ancang ngambil KPR buat beli rumah.

Nah KPR itu long term loan (Hutang jangka panjang), bayarnya darimana? Tentu aja dari Gaji bulanan Anda. Subprime Mortgage sama seperti KPR, hutang jangka panjang yang harus dibayar dari Gaji.

Masalahnya adalah Subprime Mortgage ternyata adalah kredit bagi orang – orang yang ternyata berada di bawah kualifikasi standar untuk minjem duit.

KPR ini booming di Amerika pada tahun 2005 karena sejak dari tahun 2002 – 2005 bisnis property di Amerika sangat bagus ditambah lagi dengan rendahnya bunga pinjaman. Siapa yang sangka justru itulah yang menyebakan krisis Internasional.

Subprime Mortgage memiliki karakterisik Fixed Rate pada tahun pertama dan Flexible Rate pada tahun selanjutnya. Akibatnya pada tahun pertama para konsumen tidak keberatan karena bunganya yg rendah, tetapi sialnya adalah ketika memasuki tahun ke 2 (2006) pasar property sedang lesu, bunga bank meningkat tajam yang mengakibatkan bunga KPR ikut naik.

Para pengguna KPR yang memang ga punya duit akhirnya ga sanggup untuk melunasi utang kemudian dianggap Gagal Bayar. Dari sinilah semua krisis itu dimulai… Lehman Brothers dan Merrill Lynch adalah salah satu bank yang paling banyak memberikan pinjaman dalam bentuk subprime mortgage, akibatnya uang yang dipinjam ga bisa balik, sementara uang nasabah adalah utang yang harus dibayar, apa ga bangkrut…

Nah apa yang bisa kita pelajari dari semua kejadian ini?

Jujur saja ketika saya mengerti lebih jauh tentang Subprime Mortgage, saya teringat dengan buku Rich Dad Poor Dad yang ditulis oleh Robert T. Kiyosaki. Sebuah buku yang mulai saya baca sekitar 7 tahun yang lalu.

Intinya adalah pengendalian Financial. Jangan terjerumus oleh hutang jangka panjang yang tidak memberikan manfaat apa-apa. Kalau penghasilan tidak cukup untuk mendapatkan suatu barang konsumsi jangan dipaksakan.

kalau gaji ga cukup buat makan di Benton Junction tiap malam minggu ama pacar jangan dipaksa bayar pake kartu kredit!

kalau penghasilan bulanan ga cukup buat ngambil KPR jangan ngambil KPR!

Coba bayangkan kalau Americans itu bisa menahan diri untuk tidak berutang diatas kemampuan, semua ini pasti tidak akan terjadi kan, tapi namanya manusia ingin selalu mengikuti lifestyle.

Jangan berpikir ini hanya bisa terjadi di Amerika, Di seluruh dunia hal ini bisa terjadi karena individu itu sendirilah yang menyebabkan dia kaya atau miskin.

Terus gaji kecil nih gimana caranya beli rumah? Use your brain, jangan jadi budak uang lagi. jadilah uang budak Anda.

Kalau Anda pake kartu kredit Anda buat kredit TV, camera dsb that’s a bad debt. Tapi kalau Anda pake kartu kredit Anda buat beli domain dan hosting lalu Anda kembangkan dan domain + hosting itu memberikan keuntungan that’s a good debt.

Know the difference, that’s the way to Get Rich.

Always remember, There’s a good debt, there’s a bad debt.

Good Debt make You Rich, Bad Debt Make You Poor.

10 Comments | Tags: Bisnis, Investasi, Motivasi, Pribadi

13 September 2008 - 14:00The Mist – Movie Review

Hari sabtu karena lagi ga ada kerjaan (lagi malas kerja) nunggu waktu pulang kantor ;)) update blog aja deh…

kita isi dengan berita ringan aja deh ya, kebanyakan mikir teknik nyari duit tar bisa stress lama – lama…

Sudah pada nonton The Mist? Sebuah film yang diambil dari novel keluaran Stephen king yang dijuluki “The king of Horror”

Sempat nonton beberapa waktu yg lalu di summarecon studio XXI.

kisah dimulai dengan adanya badai yg menyerang kota kecil (downtown) isitilahnya. Kemudian si tokoh utamanya bersama dengan anaknya berbelanja di supermarket untuk membeli peralatan perbaikan rumah.

Sewaktu di supermarket tiba – tiba ada seorang pria tua yang lari keluar dari kabut sambil berlumuran darah dengan mengatakan “There’s Something on The Mist” berlari masuk ke supermarket.

Orang-orang di supermarket pun segera menutup pintu dan kabut menutupi seluruh kota.

Ternyata ddidalam kabut tersebut terdapat makhluk – makhluk aneh yang bisa memangsa manusia.

Tidak seperti cerita pada umumnya dimana makhluk – makhluk itu adalah kegagalan genetik para ilmuwan, belakangan diketahui kalau makhluk tersebut berasal dari dimensi lain yang pintunya di buka oleh para ilmuwan militer.

Film ini sebenarnya tidak serem seperti film hantu, tetapi lebih kepada cerita psikologi. kalau mau jujur saja saya paling takut kalau nonton film hantu, tetapi nonton The Mist saya malah malah merasa senang.

The Mist menggambarkan dengan jelas bagaimana secara psikologi manusia itu lemah. Seorang yang wajar, beradab, berbudaya sekalipun jika dihadapkan pada situasi dimana tidak ada rasa aman, kematian menanti, kematian, dsb dapat membuat manusia menjadi kehilanagan akal dan pikirannya dan melalukan hal yang tidak mungkin dilakukan oleh manusia beradab.

Satu hal yang aku ga suka adalah endingnya. Sangat depressing. Film diakhiri dengan si tokoh utama membawa anak nya beserta 3 orang lainnya berkeliling kota sampai bensinnya habis. Setelah mobil berhenti dan disekelilin masih di tutupi asap suara monster semakin dekat.

Keputusan paling gila yang mereka lakukan adalah semua dari mereka (kecuali anaknya karena sedang tidur) setuju untuk bunuh diri. Ada 5 orang di mobil tersebut, sedangan peluru tersisa 4. Si tokoh utama kemudan membunuh anaknya sendiri, 3 orang lainnya dan keluar dari mobil untuk dimakan.

Akan tetapi bukan monster yang datang tapi malah tentara militer yg datang untuk membantu. Bayangkan jika mereka bersabar 10 menit lagi mereka akan tertolong… The End…

Karena ending yg sangat depress itu aku segera meminta petunjuk dari mbah google tentang ending di novel, ternyata ending di novel berbeda dengan ending di film.

Di novel setelah mereka naik ke mobil dan menelusuri kota berkabut mereka mendengar suara di radio. Semangat mereka pun bangkit dan mereka pun meneruskan perjalanan… The End…

Wah emang cerita itu ga ada happy ending…

1 Comment | Tags: Movie Review, Pribadi

7 September 2008 - 8:22Remove Antivirus XP 2008

Does your computer suddenly pop up with a software called Antivirus XP 2008 and tell you that your computer has been affected by spyware?

Then congratulation you have been receive a free copy of Trojan Horse called Antivirus XP 2008

Antivirus XP 2008 is a very annoying virus. It’s disguise into Antivirus Software and keep telling us to purchase a copy of Antivirus XP 2008.

Why I write this? Because yesterday my computer got infected with this f**king trojan horse and make my computer hang 5 minutes after start up.

This is what it’s look like…


How to get rid of it?

Well It’s very simple actually, but kinda tricky, but here is what I have done.

First I scanned it with Adware however nothing has been detected.

Then I scanned it with AVG Antivirus. Now this one gave me result but unfortunately AVG can only clean a part of the Trojan Horse.

I search through internet and found this Bleeping computer Site and this forum talking about the same virus. If you pay attention on it the post is actually quite now, so I thinks this is a new virus.

They suggest to use a software called Malwarebytes’ Anti-Malware so I try it. I download it and scanned. It’s surprise me cause It really can found another 41 Trojan Horse that AVG Antivirus and Adware failed to detect. Click here to download Malwarebytes’ Anti-Malware.

So guys if your beloved computer has been affected by this Antivirus XP 2008 trojan horse clean it right away with Malwarebytes. It’s only took me 20 minutes to get rid of it ;-)

Oh yeah, run and scan your computer with Malwarebytes on safe mode. If you enter windows trough normal mode, your computer will stop functioning (hang) just in 5 minutes or so…

Ps : I heard Spyware Doctor is not working for this Trojan Horse

1 Comment | Tags: Antivirus, Internet, Website

2 September 2008 - 10:07UCLA Football

[UCLA Football]yIRcWU6sgGg[/UCLA Football]

Tennessee is nationally ranked while UCLA is building, but the teams have this in common: Both are unveiling new offenses run by inexperienced quarterbacks who have had difficulty differentiating receivers from defenders.

Norm Chow, UCLA’s offensive coordinator, has community college transfer Kevin Craft trying a safe-’n'-sane, pitch-and-catch plan. Tennessee’s Jonathan Crompton will run the “Clawfense,” a multi-set show new coordinator Dave Clawson ran at Richmond last season.

The outcome may be determined by which team averages the most yards per catch . . . on interceptions.

The Bruins’ defense, led by tackles Brigham Harwell and Brian Price and middle linebacker Reggie Carter, will also have to stop Arian Foster, a 1,000-yard rusher in 2007.

Pick your poison

Craft will have to be aware of Volunteers safety Eric Berry.

As a freshman last season, he intercepted five passes and returned them an average of 44 yards.

Crompton must be aware of UCLA cornerback Alterraun Verner, who picked off four passes last season, returning one for a touchdown.

False front?

UCLA’s offensive linemen have heard for a month about their inexperience and inability.

“I’m tired of hearing everybody say all this stuff about us,” center Micah Reed said. “This is our chance to step out there and make it happen.”

If the Bruins can run, if the Bruins can protect, the Bruins can win.

If not?

“Wish that I was back on Rocky Top, down in the Tennessee hills . . .”

Tennessee has no such problems on its line. The Volunteers’ front includes four players who started all 14 games last season and a fifth who started seven.

Recess is over, kids

UCLA will start freshman Rahim Moore at free safety, and as many as 10 other freshmen might play. On national TV. Against an Southeastern Conference opponent.

It raises a question: What’s the difference between a welcome mat and a doormat?

Play it again, and again

By the end of the season, Bruins faithful will be able to answer age-old question: Which band is most obsessed about a song? Tennessee and “Rocky Top,” or USC and “Tribute to Troy”?

It’s doubtful either will be music to a UCLA fan’s ears.

By the numbers UCLA (2007) Tenn. (2007)
22.4              Scoring                 32.5
22.3              Scoring defense    27.3
182.6            Passing off.          262.5
151               Rushing off.         139
333.6            Total offense        401.5
234.1            Passing def.         238.6
109.2            Rushing def.         164.6
343.2            Total defense       403.3

LATimes.com

oh sorry, ini bukan main repiu-repiuan kok, tapi main tembak-tembakan ;))

2 Comments | Tags: Internet, Lingkungan, Pribadi